Senin, 05 Mei 2014

KESALAHAN BAHASA DALAM IKLAN




Iklan layanan masyrakat tentang narkoba ini mempunya kesalahan dalam ejaan koma (,). Bila kita simak lagi bahasanya “ Indonesia Negeri Bebas Narkoba bersama, kita wujudkan”  pemenggalan kata yang salah dapat menimbulkan arti yang salah pula, seolah-olah yang bersamanya itu negeri yang bebas narkoba bukan kebersamaan masyarakat untuk memberantas narkoba. Seharusnya seperti ini Indonesia Negeri bebas Narkoba, bersama kita wujudkan”. Terlihat perbedaannya setelah koma (,) di pindahkan, sekarang arti dalam kalimat tersebut berubah menjadi mewujudkan negeri bebas narkoba secara bersama.








                                                                                        
Iklan masyarakat ini mempunyai kesalahan dalam berbahasa, dalam bahasa indonesia yang baik seharusnya tidak ada pencampuran bahasa dengan bahasa lain ( Inggris ), sedangkan dalam iklan ini Bahasa Inggris dipadukan dengan bahasa Indonesia “ Go Green Indonesia ku” seharusnya memakai bahasa Indonesia seperti “ Hijaukan Indonesia Ku”.










Iklan layanan masyarakat ini pun mempunyai kesalahan dalam bahasa, dalam iklan ini memakai bahasa yang tidak baku atau memakai bahasa sehari-hari “ Bikin setiap hari tanpa tembakau sedunia “ kata “bikin” dalam iklan ini bukan termasuk kata baku yang benar, seharusnya “ Buatlah setiap hari tanpa tembakau sedunia”.





                                                                                                                    
Iklan salah satu produk kartu seluller ini mempunyai kesalahan bahasa yang menggunakan Bahasa Inggris dengan Bahasa Indonesia “lebih fun, lebih enjoy internetan”. Seharusnya tidak di campurkan dengan bahasa lai, seperti “lebih gembira, lebih nyaman internetan”.










Iklan rokok ini mempunyai kesalahan dalam dalam bahasa, di iklan tersebut dituliskan “rokok membunuhmu” seolah-olah rokok membunuh tanpa di dikonsumsi, seharusnya “rokok dapat membunuhmu” pengertianya jadi berbeda menjadi rokok dapat membunuhmu jika dikonsumsi.

ISTILAH EKONOMI A-Z

ISTILAH-ISTILAH EKONOMI MANAJEMAN A-Z
NAMA : TIFFANY LIESTANTI
NPM : 17211111
KELAS : 3EA21
A
1.      Advertising : periklanan
2.      Assets : kekayaan
3.      Accept : menyetujui/menerima
4.      Agreement : kontrak perjanjian antara nasabah
5.      American option : option yang hanya bisa di exercise pada tanggal berapapun sampai dengan tanggal terakhir option harus di exercise.
6.      Ascending triangle: pola berulang-ulang yang merupakan masa dari pembentukan konsolidasi yang berlangsung dalam kondisi harga stabil tinggi dan terjadi peningkatan posisi harga-harga terendah.
7.      Average hourly earnings : tingkat pertumbuhan antara tingkat rata-rata per jam dalam satu bulan dan tingkat pertumbuhan upah, sehingga dapat pula dijadikan indikator inflasi. Tingkat per tahunnya juga penting disimak untuk memberikan gambaran trend jangka panjang.
8.      Averaging : melakukan transaksi dengan posisi yang sarna pada saat dalam keadaan floating loss ataupun floating profit, di mana posisi pertama dibiarkan terbuka dan kita masuk lagi dengan transaksi kedua.
9.      Alter : mengupah
10.  Affect : mempengaruhi
B
1.      Budget : mengatur
2.      Balance : dana real yang ada pada account.
3.      Bear-flag : koreksi/perubahan yang saling berkaitan dimana bergerak perlahan ke atas melawan trend/kecenderungan.
4.      Bearish market : keadaan dimana tren mata uang cenderung untuk turun.
5.      Blow-off : pergerakaan ke atas dengan tingkat volatilitas yang tinggi dan berbahaya, yang mendefinisikan pergerakan terakhir menuju kondisi pasar yang euphoria/bergejolak.
6.      Bullish market : keadaan dimana tren mata uang cenderung untuk naik.
7.      Design : merencanakan
8.      Buy : membeli
9.      Booking : pemeasan
10.  Balance sheet : laporan neraca
C
1.      Chaos : periode ketika pasar tidak beraturan dan pergerakan harga yang fluktuatif.
2.      Chart reading : sarana melakukan estimasi kemungkinan pergerakan harga melalui analisa harga dan informasi volume/kuantitas yang terdapat dalam bentuk grafik.
3.      Close :istilah yang digunakan menggambarkan harga terakhir pada suatu periode perdagangan.
4.      Commercial paper : surat berharga jangka pendek yang umumnya memiliki waktu jatuh tempo kurang dari satu tahun dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan pendanaan jangka pendek.
5.      Controlling : mengendalikan
6.      Capital : modal
7.      Chairperson : pemimpin rapat
8.      Cash : tunai
9.      Count : mengitung
10.  Cross rate : nilai kurs antara dua mata uang diluar mata uang usd.
D
1.      Design : merencanakan
2.      Duplicate :  menyalin
3.      Derterminan : menentukan
4.      Demand deposit : simpanan  giro
5.      Daily trade : transaksi yang dilakukan dalam jangka pendek, di mana transaksi jual dan beli dilakukan dalam satu hari atau saat itu juga.
6.      Dealing rate : adalah screening harga jual dan harga beii dari masing-masing mata uang yang terdapat pada platform
7.      Downtrend : kondisi pasar yang tetap rendah atau turun secara berkelanjutan, dimana pasar digambarkan dalam kondisi harga rendah tertinggi dan harga rendah terendah.
8.      Durable goods orders : adalah data yang menghitung volume (dalam dollar) pesanan dan pengiriman barang-barang yang termasuk kategori tahan lama (barang yang usia manfaatnya 3 tahun atau lebih).
9.      Double bottom : pola berlawanan dimana harga kembali ditawarkan, dan pola tersebut memperjelas harga terendah (support level) yang ditawarkan oleh awal pergerekan harga rendah/turun.
Double top : pola berlawanan dimana harga kembali ke ditawarkan dan pola tersebut memperjelas harga tertinggi (resistance level) yang ditawarkan oleh awal pergerakan harga tinggi/naik.
E
1.      Evaluate : evaluasi
2.      Explain : menjelaskan
3.      Examine : memeriksa
4.      Earn : memperoleh
5.      Expectation ; harapan
6.      Export : pengiriman barang keluar negeri
7.      Economic indicator : indikator ekonomi suatu negara berdasarkan hasil survei badan statistik atau badan ekonomi. Biasanya akan dikeluarkan per satu minggu dalam bentuk forecash atau perkiraan.
8.      Edge/positive expectancy : pengetahuan yang dibuktikan melalui penelitian sehingga suatu pola harga dan perilaku pasar menawarkan suatu prediksi yang dapat diterima dan menawarkan gambaran risiko untuk mendapatkan hasil yang menguntungkan secara konsisten dari waktu ke waktu.
9.      Efek beragun aset : surat berharga yang diterbitkan oleh penerbit berdasarkan aset keuangan yang dialihkan oleh kreditur asal / pihak yang mengalihkan aset keuangan.
10.  Entry order : sebuah perintah beli atau jual mata uang pada level harga tertentu.
F
1.      FIRE AND FORGET : Istilah militer mengenai perintah/aturan sebagai bimbingan/acuan pribadi; Perdagangan dengan pemberlakuan Once Cancel Other order (OCO) (lihat OCO order), tidak membutuhkan pengaturan dari trader.
2.      FIRST HIGHER LOW : Tanda pertama dari adanya perubahan trend; mendeskripsikan gerakan/ayunan rendah awal yang membentuk atas gerakan acuan rendah dalam trend pasar yang turun.
3.      FIRST LOWER HIGH : Tanda pertama dari adanya perubahan trend; mendeskripsikan gerakan/ayunan tinggi awal yang membentuk atas gerakan acuan meningkat dalam trend pasar yang naik.
4.      FOMC MINUTES : Adalah pengumuman dari Federal Reserve yang menjelaskan tentang pertemuan yang diadakan lembaga penentu kebijakan moneter Amerika ini sebelumnya.
5.      FOREX : Foreign Exchange yaitu perdagangan mata uang asing dengan mata uang asing lainnya dalam satuan kontrak, yang tidak melibatkan fisik secara langsung melainkan hanya nilainya saja. Perdagangan atau transaksi ini menggunakan margin sebagai jaminan transaksi.
6.      FUTURES TRADING : Perdagangan berjangka.
7.      Financial statement : laporan keuangan
8.      Fee : ongkos
9.      Formulate : meumuskan
10.  Forcasting : meramalkan
G
1.      Guarantee = menjamin
2.      Guarantor = penjamin
3.      GROSS DOMESTIC PRODUCT (GDP) : Mengukur nilai market barang-barang dan jasa yang dihasilkan suatu negara, tanpa mempertimbangkan kebangsaan perusahaan yang menghasilkan barang atau jasa tersebut.
4.      GROSS PROFIT : Keuntungan, yang belum dikurangi dengan biaya-biaya lainnya.
5.      GAP : Harga pembukaan yang lebih tinggi atau lebih rendah harga penutupan hari sebelumnya
6.      GAP AND FLUSH : Digunakan untuk mendeskripsikan saat/hari dimana harga bergerak naik kemudian secara cepat turun menjauhi awal titik perbedaan harga pada pembukaan.
7.      GAP AND SNAP : Digunakan untuk mendeskripsikan saat/hari dimana harga bergerak turun dan kemudian secara cepat naik menjauhi awal titik perbedaan harga pada pembukaan.
8.      GAP FILL : Digunakan untuk mendeskripsikan pergerakan harga yang kembali pada kondisi hari seblum penutupan setelah terjadi perbedaan pada pembukaan.
9.      GAP TRAP : Jarak Perbedaan yang berdasar pada suatu lonjakan pasar dimana pasar telah menutup mendekati posisi terendah atau tertinggi dengan arah yang berlawanan dengan hari berikutnya, dan kemudian mengacaukan/memotong kondisi tinggi atau rendah pada hari sebelumnya.
H
1.      HIGH RETURN : Tingkat keuntungan yang akan dialami sangat tinggi.
2.      HIGHER HIGH : Pergerakan harga di dalam suatu tren naik yang sudah ada dimana memotong di atas gerakan naik awal.
3.      HIGH : Istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan harga tertinggi pada perdagangan dalam suatu periode yang sedang diamati.
4.      Heating and lighting expense : Biaya pemanasan dan penerangan
5.      Hidden Reserves : Cadangan rahasia
6.      Historical cost Accounting : Harga perolehan historis
7.      Historical cost : Biaya Historis
8.      Home office : kantor pusat
9.      Horizon Analyst : Analisa mendatar
10.  Human Resource Accounting : Akuntansi sumber daya manusia
I
1.      Income : laba
2.      Income After Tax : Laba sesudah pajak
3.      Income From Joint Venture : Laba usaha patungan
4.      Income From Operation : Laba usaha
5.      Income Sharing Agreement : Persetujuan penbagian laba
6.      Income Statement : Laporan rugi laba
7.      Income Statement Account : Pendekatan laba rugi
8.      Income Summary : iktiar rugi laba
9.      Incremental cost : Biaya tambahan
10.  Independent Auditor Report : Laporan pemeriksaan bebas
J
1.      Joint product : Produksi gabungan
2.      Joint venture : Usaha gabungan
3.      Joint venture books : buku-buku usaha gabungan
4.      Journal : Buku harian/ pencatatan laporan
5.      Journal entry : Ayat-ayat jurnal
6.      Journalizing : menjurnal/ penjurnalan
7.      Judgment sample : Sampel pertimbangan
8.      Job order cost : Biaya pesanan
9.      Job order cost sheet : Kartu biaya pesanan
10.  Job order cost system : Sistem biaya pesanan
K
1.      Kapitalis : seseorang yang memiliki barang-barang modal.
2.      Kartel : organisasi para produsen yang sepakat untuk menjadi satu penjual tunggal.
3.      Kapasitas: tingkat output yang berkaitan dengan total biaya rata-rata jangka pendek yang minimum.
4.      Komoditi : sesuatu yang dapat dipasarkan yang diproduksi untuk memenuhi kebutuhan.
5.      Keunggulan komparatif : kemampuan suatu negara untuk memproduksi komoditi tertentu
 dengan biaya oportunitas produk-produk lain yang lebih rendah dari pada Negara lain.
6.      Komplemen : dua komoditi yang digunakan secara bersama sama satu sama lain.
7.      Konsumerisme : suatu gerakan yang menonjolkan konflik antara kepentingan perusahaan
8.      dengan kepentingan umum.
9.      Kurva Permintaan Agregat, Kurva AD:menghubungkan jumlah total output yang akan diminta dengan tingkat.harga output itu.
10.  Kurva penawaran agregat, kurva AS : menghubungkan jumlah total output yang akan diproduksi dengan harga output itu.
L
1.      Limit = membatasi
2.      Leadership = kepemimpinan
3.      Limitation = keterbatasan
4.      Launching = peluncuran
5.      Liability = kewajiban / hutang
6.      Lend = meminjamkan
7.      Labor (tenaga kerja) : faktor produksi yang terdiri dari semua kontribusi fisik dan mental yang disediakan orang.
8.      Land (tanah) : faktor produksi yang terdiri dari semua pemberian alam, termasuk bahan mentah dan “tanah” itu sendiri menurut pengertian konvensionalnya.
9.      Legal Tender (alat pembayaran sah) : benda yang menurut hukum harus diterima sebagai alat untuk pembelian barang dan jasa atau untuk membayar hutang.
10.   Liquidity (likuiditas) : tingkat kemudahan dan kepastian sutu harta untuk dicairkan menjadi alat tukar dalam sistem ekonomi.
M
1.      Macroeconomics (makroekonomi) : studi tentang penentuan ekonomi agregat dan rata-rata, seperti total output, total kesempatan kerja, tingkat harga dan laju pertumbuhan ekonomi.
2.      Marginal Cost (MC, biaya marjinal) : kenaikan total biaya sebagai akibat peningkatan produksi 1unit barang. Secara sistematis; tingkat perubahan biaya yang berhubungan dengan output, disebut juga sebagai biaya inkremental.
3.      Marginal Product (MP, produk marjinal) : perubahan kuantitas total output yang diakibatkan oleh penggunaan tambahan 1unit faktor produksi. Secara sistematis; tingkat perubahan output yang berhungan dengan kuantitas faktor produksi, isebut juga produk inkremental atau produk fisik marjinal.
4.      Marginal Propensity to Consume (MPC, kecenderungan marjinal dalam mengkonsumsi) : perubahan konsumsi dibagi dengan perubahan pendapatan disposible; secara matematis, tingkat perubahan konsumsi yang berhubungan dengan pendapatan disposibel.
5.      Marginal Prospensity to Save (MPS, kecenderungan marjinal untuk menabung) : perubahan tabungan yang diakibatkan oleh perubahan dalam pendapatan disposibel; tingkat perubahan tabungan dibagi dengan pendapatan disposibel.
6.      Marginal Revenue (MR, penerimaan marjinal) : perubahan total penghasilan perusahaan yang diakibatkan oleh penambahan 1unit penjualan. Secara sistematis; tingkat perubahan penerimaan yang berhubungan dengan output, disebut juga penerimaan inkremental.
7.      Market (pasar) : tempat berlangsungnya negosiasi pertukaran komoditi, antara penjual dan pembeli.
8.      Market Failure (kegagalan pasar) : kegagalan sistem pasar bebas untuk mencapai efisiensi alokatif yang optimal atau untuk mencapai tujuan sosial, karena timbulnya eksternalitas, gangguan pasar atau ketidaksempurnaan pasar.
9.      Markup : jumlah yang ditambahkan pada biaya untuk menentukan harga.
10.  Microeconomic (mikroekonomi) : studi tentang alokasi sumber-sumber dan distribusi pendapatan yang keduanya dipengaruhi oleh bekerjanya sistem hanya serta kebijakn pemerintah.
N
1.      National Debt (hutang nasional) : volume hutang pemerintah pusat yang sedang berjalan.
2.      National Income (pendapatan nasional) : secara umum, nilai total output dan nilai pendapatan yang ditimbulkan oleh produksi output tersebut.
3.      Normal Good (barang normal) : barang-barang yang mempunyai elastisitas pendapatan positif.
4.      Network Capital (modal kerja) : modal yang diinvestasikan dalam aktiva lancar.
5.      National Association of Accounting : Asosiasi akuntan nasional
6.      Natural Bussiness year : Tahun bisnis alami
7.      Negative Assurance : Jaminan negatif
8.      Net Asset : Aktifa bersih
9.      Net earning : Pendapatan bersih
10.  Net Income : Keuntungan bersih
O
1.      Oligopoly (oligopoli) : struktur pasar yang industrinya di dominasi oleh sejumlah kecil perusahaan yang saling bersaing.
2.      Open Market Operations (operasi pasar terbuka) : pembelian dan penjualan surat-surat berharga oleh bank sentral di pasar terbuka (seringkali dalam bentuk surat-surat berharga pemerintah jangka pendek).
3.      Opportunity Cost (biaya oportunitas) : biaya penggunaan sumber daya untuk tujuan tertentu, yang diukur oleh manfaat yang diberikan dari tidak digunakannya sumber-sumber tersebut dalam alternatif penggunaan yang paling baik.
4.      Outputs (keluaran) : barang-barang dan jasa yang dihasilkan dari proses produksi.
5.      Observation of Inventory : Pengamatan persediaan
6.      Observation Of Inventory Taking : Pengamatan perhitungan persediaan
7.      Occupancy Cost : Biaya pendiaman atau penetapan
8.      Office Equipment : Peralatan kantor
9.      Office Salaries Expense : Biaya gaji bagian kantor
10.  Office Supplies : perlengkapan kantor
P
1.      Perfect Competition (persaingan sempurna) : struktur pasar di mana seluruh perusahaan dalam satu industry bersifat penerima harga (price taker) dan terdapat kebebasan untuk masuk dan keluar dari industri.
2.      Preferred Stock (saham preferen) : satu bentuk saham yang mempunyai keistimewaan dari saham biasa yaitu memperoleh jumlah maksimum deviden yang tetap; bisa melalui pemungutan suara atau tidak.
3.      Producer’s Surplus (surplus produsen) : perbedaan antara total penerimaan produsen dari semua unit komoditi yang terjual dengan total biaya variabel untuk memproduksi komoditi tersebut; dapat dihitung dengan mencari perbedaan antara biaya marjinal produksi dan penerimaan marjinal penjualan unit output tersebut.
4.      Production (produksi) : tindakan dalam membuat komoditi; baik barang maupun jasa.
5.      Productivity (produktivitas) : produksi output yang dihasilkan oleh setiap sumberdaya input; sering digunakan untuk menunjukkan produktivitas tenaga kerja yang diukur oleh output per jam kerja atau output per pekerja.
6.      Profit (keuntungan/laba) : dalam pemakaian umum, perbedaan antar nilai output dan nilai input
7.      Proxy (mandat) : suatu dokumen resmi dari pemegang saham yang memberikan wewenang kepada orang lain untuk memberikan hak suara dalam suatu rapat perusahaan.
8.      Pendapatan : peningkatan jumlah aktiva atau penurunan kewajiban yang timbul dalam periode akuntansi.
9.      Private Cost (biaya swasta) : nilai dari alternatif penggunaan sumber daya terbaik yang digunakan dalam produksi seperti yang di nilai produsen.
10.  price laeder : pemimpin harga
Q
1.      Qualified Opinion : Pendapat wajar tanpa syarat
2.      Quick Ratio : Ratio aktiva tunai
3.      Quantity Exchange (kuantitas pertukaran) : jumlah komoditi yang dibeli rumahtangga sama dengan jumlah komoditi yang dijual oleh produsen pada periode waktu tertentu.
4.      Quality : Kualitas
5.      Quantity : Kuantitas
6.      Quality Product : kualitas produk
7.      Quantity Product : Kuantitas Produk
R
1.      Rate of Return : Tingkat pengembalian
2.      Rate of Return on Net Worth : Rentabilitas modal sendiri
3.      Ratio Analysist : analsa ratio
4.      Ratio of Plant Asset to Long term Liability : Perbandingan harga tetap dengan hutang jangka panjang.
5.      Raw Material : Bahan mentah
6.      Raw Material Investory : Persedianan bahan mentah
7.      Raw Material Price Variance : Penyimpangan harga bahan mentah
8.      Realized Gross profit On Installment Sales : Realiasai laba kotor
9.      Re Arrangement : penyusunan kembali
10.  Receivable : Piutang
S
1.       Sefety Stock : Persediaan bersih
2.       Safe Harbor Rule : Aturan perlindungan
3.      Saleries Allowance : Tunjangan gaji
4.      Salary Expense : Beban gaji
5.      Sale On Account : Penjualan kredit
6.       Sales : Penjualan
7.      Sales Budget : Anggran penjualan
8.      Sales Discount : Potongan penjualan
9.      Sales Invoice : Faktur penjualan
10.  Sales Journal : Buku harian penjualan
T
1.      T Account : Perkiraan bentuk T
2.      Tangible Asset : Harta berwujud
3.      Tangible Fixed Asset : Aktiva tetap berwujud
4.      Tax Acoounting : Akuntansi perpajakan
5.      Tax Deduction : Pengurangan Pajak
6.      Tax Invoice : Faktur pajak
7.      Tax Return Statement : Surat pemberitahuan pajak
8.      Taxable Firm : Pengusaha kena pajak
9.      Taxable Income : Pendapatan kena pajak
10.  Taxes Expense : Biaya pajak
U
1.      Unadjusted Trial Balance : Neraca percobaan yang belum disesuaikan
2.      Unearned Income : Sewa diterima dimuka
3.      Uncertainties : Ketidak pastian
4.      Uncollectible Account : Beban penghapusan puitang
5.      Uncollectible Account Receivable : Beban penghapusan piutang
6.      Under Applied Overhead : Overhead yang dibebankan terlalu rendah
7.      Unearned Revenue : Pendapatan diterima dimuka
8.      Unemployment Tax : Pajak pengurangan
9.      Unexpired : Belum kadaluwarsa
10.  Unfavorable Variance : Selisih merugikan
V
1.      Valuation Account : Perkiraan pernilaian
2.      Value : Nilai
3.      Value Added : Nilai tambah
4.      Value Added Tax : Pajak Pertambahan Nilai
5.      Value In Use : Nilai pengurangan
6.      Variable Cost : Biaya variabel
7.      Variable Cost Ratio : Rasio biaya Variabel
8.      Variable Efficiency Variance : Penyimpangan effisiensi biaya variabel
9.      Variance Analysist : Analisa selisih
10.  Variance Analysist Report : Laporan analisa penyimpangan
W
1.      Working Capital : Modal kerja
2.      Working In Process : Barang dalam proses
3.      Working In Process Inventory : Persediaan barang dalam proses
4.      Wages Expense : Pemeriksaan dokumen dasar
5.      Wages Rate : Biaya upah
6.      Wages And Taxes Statement : Laporan upah dan pajak
7.      Working Paper For Consolidated Balance Sheet : Neraca lajur untuk neraca konsolidasi
8.      Weighted Average : Metode rata-rata terimbang
9.      Weighted Average Method : Metode rata-rata terimbang
10.  working sheet : Neraca Lajur
X

Y-Z
  1. Yield : Metode penghapusan
  2. Yield Variance : Penyimpangan hasil
  3. Zero Base Budgeting : Penganggaran atas dasar nol





SUMBER